Manca Negara

Korut Siagakan 300 Peluncur Roket di Perbatasan Korsel

SEOUL – Kokorut-siagakan-300-peluncur-roket-di-perbatasan-korsel-JGApqjUas8rea Utara (Korut) telah mengerahkan 300 unit peluncur roket terbaru, multiple launch Rockets systems (MLRS) di sepanjang garis depan negaranya dengan Korea Selatan (Korsel). Peluncur roket 122 milimeter ini dapat mencapai jarak sekira 40 kilometer yang dapat menjangkau ibu kota Seoul dan wilayah-wilayah sekitarnya.

Sumber setempat mengutip temuan intelijen mengatakan Korut telah menempatkan peluncur roket 122 milimeter itu di sebelah utara zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua negara.

“Pihak utara telah mengerahkan peluncur roket baru dengan unit-unit resimen di sepanjang DMZ sejak 2014,” kata sumber pejabat dari dalam Korut yang dilansir Yonhap, Minggu (24/4/2016).

Sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya itu menekankan pentingnya merespons ancaman ini, dan mengatakan Korsel dan sekutunya, Amerika Serikat (AS) telah memperhitungkan ancaman dari sistem persenjataan tersebut.

Sejauh ini diketahui ada dua varian dari MRLS yang dimiliki Korut, satu sistem dapat menembakkan 40 roket sekaligus dan sistem lainnya dapat menembakkan 30 roket. Dengan jumlah ini, Korut setidaknya dapat menembakkan 9.000 roket ke Korsel.

Para pengamat militer menilai Korsel saat ini tidak memiliki persenjataan yang dapat menghadang serangan semacam ini, dan hanya mampu melakukan serangan preventif yang berisiko memulai konflik.

Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan pihaknya belum dapat mengonfirmasi kebenaran laporan ini. Meski begitu mereka menegaskan bahwa respons untuk menghadapi sistem semacam ini telah dimasukkan ke dalam rencana tengah tahun pertahanan nasional 2017-2021.